Please download to get full document.

View again

of 39

Analisis Prilaku Politik Masyarakat Dan Pengaruhnya Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan Umum Di Kota Pontianak

Ada banyak hal yang dapat mempengaruhi pemilih dalam menentukan pilihan ataupun terlibat maupun tidak terlibat dalam pemilu. Secara teoritis, banyak ilmuwan yang menyatakan bahwa prilaku memilih masyarakat menunjukkan prilaku politik masyarakat.
3 views39 pages
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Documenttranscript
    KOMISI PEMILIHAN UMUM KOTA PONTIANAK SURAT KETERANGAN No. 105/SesKota-019.435761/V/2016  Yang bertandatangan dibawah ini, Nama : Sujadi Jabatan : Ketua KPU Kota Pontianak Dengan ini menerangkan bahwa Nama : Hasymi Rinaldi,S.Sos.,MPA Pekerjaan : Staf Pengajar Politeknik Negeri Pontianak Sebagai ketua peneliti dalam penelitian yang diselenggarakan oleh KPU Kota Pontianak dengan judul  “Analisis Prilaku Politik Masy arakat dan Pengaruhnya Terhadap Partisipasi Masyarakat dalam Pemilihan Umum di Kota Pontianak. ” Penelitian dilakukan di Kota Pontianak yang berlangsung selama 4 bulan (April- Agustus) pada Tahun 2015. Hasil penelitian tersebut diterbitkan secara nasional pada website KPU Nasional pada alamat http://www.kpu.go.id/koleksigambar/Kota_Pontianak_Perilaku_Memilih.pdf  dan dicetak dalam buku kumpulan hasil penelitian yang berjudul  “Partisipasi Pemilih dalam Pemilu 2014 ” yang diterbitkan oleh KPU Nasiona l tahun 2015. Demikian surat keterangan ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.  1  ANALISIS PRILAKU POLITIK MASYARAKAT DAN PENGARUHNYA TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN UMUM DI KOTA PONTIANAK Hasymi Rinaldi,S.Sos.,MPA ABSTRAK Ada banyak hal yang dapat mempengaruhi pemilih dalam menentukan  pilihan ataupun terlibat maupun tidak terlibat dalam pemilu. Secara teoritis, banyak ilmuwan yang menyatakan bahwa prilaku memilih masyarakat menunjukkan  prilaku politik masyarakat. Faktor utama yang mempengaruhi prilaku politik masyarakat, salah satunya, adalah prilaku sosial. Untuk mengidentifikasi prilaku sosial masyarakat, penelitian ini melakukan kajian interaksi individu dalam keluarga dan lingkungan sekitar individu, termasuklah tempat kerja. Melalui identifikasi tersebut, penelitian ini berupaya melihat karakteristik individu dan melihat pengaruh interaksi tersebut dalam prilaku  politik individu. Penelitian yang dilakukan bersifat kwalitatif dengan pendekatan konstruktivisme, yaitu berupaya mengidentifikasi realita yang terbentuk, tidak hanya berdasarkan data yang diperoleh langsung melalui sumber data primer. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa adanya relasi antara prilaku sosial, prilaku  politik, dan prilaku memilih individu. Kata Kunci : Pemilu, Partisipasi, Prilaku Politik, Prilaku Sosial PENDAHULUAN A.   Latar Belakang Relatif tingginya pemilih yang tidak menggunakan hak pilih dapat diakibatkan oleh banyak faktor, semisal dampak yang dihasilkan pemilu tidak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat, perbaikan dan peningkatan kesejahteraan yang terjadi sebelum dan paska pemilu tidak terjadi secara signifikan, ataupun tidak aksesibelnya perangkat pemungutan suara. Beranjak dari pemahaman  2 tersebut, maka rendahnya partisipasi pemilih tidak dapat dianggap sebagai wujud dari rendahnya kedewasaan berpolitik masyarakat. Masyarakat tidak secara otomatis menarik diri dari isu-isu politik dan mengabaikan segala hal yang bernuansa politik pemerintahan. Pada banyak hal,  prilaku politik masyarakat masih berlangsung dan bahkan mungkin mengalami  peningkatan. Namun, prilaku politik yang ditunjukkan tidak lagi melalui saluran-saluran yang disediakan oleh pemerintah. Semisal terbentuknya serikat tani dibeberapa desa, masih berlangsungnya kelompok-kelompok majelis taklim,  pengakuan terhadap keberadaan perempuan dalam jabatan-jabatan strategis sebuah organisasi, dan banyak hal lainnya. Kelompok-kelompok masyarakat yang terorganisir tersebut terbentuk secara mandiri dalam menghadapi isu tertentu. Muncul kesadaran ditingkat masyarakat bahwa terdapat ancaman yang hanya dapat diatasi ketika jalur-jalur partisipasi politik yang tersedia tidak dapat sepenuhnya diandalkan. Akibatnya, masyarakat cenderung untuk mengandalkan cara-cara unkonvensional (Munroe 2002, 4). B.   Rumusan Masalah Beranjak dari fenomena yang melatar belakangi permasalahan penelitian diatas, maka beberapa pertanyaan mendasar yang menjadi rumusan masalah adalah: 1.   Bagaimana prilaku sosial masyarakat mempengaruhi pemahaman dan prilaku  politik masyarakat? 2.   Bagaimana prilaku politik masyarakat mempengaruhi tingkat partisipasi  pemilih dalam pemilu? C.   Tujuan Penelitian Berdasarkan kedua rumusan masalah tersebut, maka tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah: 1.   Mengidentifikasi prilaku sosial masyarakat, serta mendeskripsikan proses  prilaku sosial dalam mempengaruhi pemahaman dan prilaku politik masyarakat.
Advertisement
MostRelated
View more
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x