Please download to get full document.

View again

of 4

FAKULTAS :USHULUDDIN ADAB dan DAWAH TUGAS :Agama dan Masyarakat Multikultural

FAKULTAS :USHULUDDIN ADAB dan DAWAH TUGAS :Agama dan Masyarakat Multikultural
2 views4 pages
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Documenttranscript
   NAMA : DEA DEWANTI  NIM : 4618049 JURUSAN :SOSIOLOGI AGAMA.3B FAKULTAS :USHULUDDIN ADAB dan DAWAH TUGAS :Agama dan Masyarakat Multikultural Data intoleransi beragama 2014-2015 Lembaga Jenis 2014 2015 2016 2017 2018 2019 Setara institute Tindaka 177 236 270 201 136 2.975 The wahid institude Peristiwa 134 197 208 155 109 2.240 Kasus  peristiwa 158 190 - - - Intoleransi beragama adalah suatu kondisi jika suatu kelompok misalnya msyarakat ,kelompok agama atau non agama.secara spesifik menolak untuk menoleransi praktik- praktik,para penganut,atau kepercayan yang berlandasan agama.Keberagaman dapat menjadi ancaman,bila tidak terkelola dan tidak mendapatkan perhatian secara kemanusiaan.Hal ini dapat dilihat dari fakta kejadian antar umat beragama,konflik etnis dan sejumlah konfik horizontal lainnya.Sepanjangthun 2014-2019 terjdi ketidak keharmonisan di indonesia,hal ini dapat dilihat dari segi keagmaan dimana ada yang saling menghujat agama antar agama dan ketidak adanya keadilan dalam hidup bermasyarkat,sehingga menyebabkan intoleransi dan kurangnya saling menghargai sesama manusia. Dalam intoleransi dapat memunculkan banyak konfilik tindakan,peristiwa,dan kasus  peristiwa menjadi mayoritas dan minoritas sangat sulit untuk berdamai tetapi sering menyalut  perbedaan menjadi sikap yang merugikan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara .Contoh dari data intoleransi dari tahun 2014-2019 sering kali meningkat dalam kasus kekerasan,pelecehan,penistaan agama dan kasus-kasus lainnya.hal ini disebabka oleh kurangnya bertoleransi atau tidak adanya sikap yang saling menghargai antar sesama manusia dan kurangnya saling menghargai budaya disetiap daerah,sehingga banyak terjadi kesalah  pahaman,dari kesalah pahaman tersebut menjadi masalah yang besar karena adanya campur tangan manusia lain. Dan dilihat dari tahun ke tahun yang lalu ini eskalasi disharmonisasi di indonesia mengalami pasang surut.Pada tahun 2014 terjadi konflik bentrok jayanti konflik sipil yang terjadi d Papua,kabupaten mimika,indonesia.dimulai pada tanggal 29 januari 2014,penyebab  terjadinya konflik yaitu perebutan wilayah jayanti oleh kelompok warga pimpinan Pinus Murib dengan kelompok Yulius Hanau yang mengakibatkan jatuhnya korban,7 korban jiwa dan 300 korban terluka. (Silfia hanani) Diera disentralisasi ,provinsi mejadi subnit politik sangat penting diindonesia.Namun hampir semua provinsi terhubung dengan keragaman realitas sejrah dan sosial,sehingga memiliki masyarakat yang tersusun lebih dari suatu kategori etnik,meskipun terdapat pula  provinsi yang relatif homogen seperti Jawa Tengh sebagai pusat pengembangan badaya jawa dan Sumatera Barat yang didominasi oleh budaya minangkabu.(A.A.Navis,alam takambang  jadi guru(jakarta:gratifi press,1984,92)),(jurnal,Andri Ashadi) Diindonesia banyak memiliki etnis dan etnis tersebut mempunyai karakter,identitas,dan budaya tersendiri.Pada tahun 2015 terjadi konflik antar etnis diindonesia sebanyak 26 dan meningkat dari tahun ketahunnya.Contoh konflik sempit( suku madura dan suku dayak)terjadi karena adanya penyerangan terhadap 2 warga madura oleh  beberpa orang suku dayak asli.Konflik sempit adalah pecahnya kerusuhan antar etnis di ndonesia,berawal dari tahun 2001.Penyebab perang sempit ini yaitu karena polemik transmigrasi,pembakaran rumah seorang suku dayak,upaya saing membela diri ,rangkaian insiden sebelum tahun 2001.sehingga terjadilah kesenjangan antar sesuku tersebut. Indonesia memiki banyak ragam suku budaya,ras dan agama .disetiap keberagaman tersebut pasti ada dampak negtif dan positifnya. Dampak Positif; 1.   Sebagai kebergaman budaya ditengah kehidupan sosial masyarakat indonesia. 2.   Melatih untuk saling mehormati. 3.   Kita bisa mengambil hikmah atau mencontoh kebiasan baik yang sering dilakukan oleh suatu suku,ras,dan agama. 4.   Melatih untuk menghargai perbedaan dan ras toleransi. Dampak Negatif; 1.   Bagi beberapa kalangan,perbedaan menimbulkan perpecahan. 2.   Timbulnya kekerasan akibat kurangnya rasa toleransi dan kurangnya menghargai  perbedaan. 3.   Munculnya rasisme,atau membeda-bedakan antar golongan. 4.   Munculnya perpecahann antar suku,ras atau agama karena perbedaan budaya atau ajaran masing-masing. Tetapi pada zaman sekarang ini,soal toleransi dan saling menghargai hanya segelintiran orang saja atau sudah jarang kita lihat orang yang menganggap toleransi ini sangat  penting.Kadang ada juga orang menganggap buli atau mecemooh orang lain diangap gurauan tanpa mempedulikan perasaan korban yang di buli tersebut,sehingga terjadilah intoleransi.   Naiknya intoleransi diindonesia disebabkan adanya berbagai kepentingan sehingga munculnya sikap-sikap intoleransi dalam realitas kehidupan dapat mengganggu keharmonisan.Sehingga banyak terjadi pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan. (silfia hanani) Agar tidak terjadinya intoleransi dizaman sekarang ini kita harus membangun sikap yang toleransi dengan benar dan juga diterima oleh banyak orang,mengingat banyak orang yang sulit sekali menerima toleransi,Berikut beberapa pilihan cara bertoleransi; 1.   Pelajari perbedaan ,harus bisa memberikan toleransi yang tepat dan mempelajari  perbedaan. 2.   Kenali diri sendiri ,banyak orang yang tidak mengintrospeksi akan apa yang dimiliki. 3.   Perbanyak teman, 4.   Pelajari lingkungan sekitar,beradaptasi dengan lingkungan. 5.   Berpikir dengan bijasana. Pendidikan multikultural sangat penting dipelajari karena dari belajar tersebut kita dapat mengambil pembelajaran tersebut untuk menghargai dan bertoleransi.perbedaan etnik dapat diselesikan dengan belajar multikultural dan memahami multikultural tersebut dan sadar akan  banyak nya kebernekaragaman yang dimiliki oleh indonesia ini,Sehingga kita perlu  bertoleransi dan saling menghargai walaupun zaman sudah bekembang dan maju.agar kehidupan tidak sulit dalam kegiatan berinteraksi dengan sesama manusia atau masyrakat dan  berbangsa ini.  Pada masyarakat multikultural memiliki tipe/pola tingkah laku yang khas.sesuatu yang dianggap sangat tidak normal oleh budaya tertentu dianggap norma atau biasa-biasa saja oleh budaya lain.perbedaan semacam inilah yang membuat kontradiksi atau konflik,ketidak sepahaman dan disinteraksi dalam masyarakat multikultural.seperti yang dikatakan O’Sullivan(1994.67),bahwa setiap kebudayaan memiliki bentuk yang khas,tingkah laku yang unik,yang memiliki latar budaya yang berbeda. Pendidikan Multikultural di laporkan juga sangat efektif sebagai alat  pengakomodasi salah satu etnik atau budaya (Greenstone dan Patterson,1973;banks,1973;harding,1974).Mereka lebih menyukai proses akulturasi ganda dibandingkan pluralisme budaya,karena poses akulturasi demikian konflik antar etnik dapat diperkecil. (Wanni Wahyuandari &Desy Rahmawati)  Daftar pustaka Referensi: Jurnal.silfia_ hanani, Jurnal hanani, Jurnal.Andri Ashadi(A.A.Anavis), Jurnal .wenni wahyuandari dan desi rahmawati.
Advertisement
MostRelated
View more
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x