Please download to get full document.

View again

of 2

PERSONA NON GRATA : INGGRIS USIR 23 DIPLOMAT RUSIA TERKAIT KASUS PERACUNAN

4 Maret 2018, Sergei Skripal dan putrinya Yulia ditemukan terkapar di bangku umum di sebelah selatan Kota Salisbury, Inggris. Sergei Skripal merupakan mantan colonel intelijen Rusia yang telah mengkhianati puluhan agen untuk layanan mata-mata asing
0 views2 pages
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Documenttranscript
  PERSONA NON GRATA : INGGRIS USIR 23 DIPLOMAT RUSIA TERKAIT KASUS PERACUNAN Kasus Peracunan 4 Maret 2018, Sergei Skripal dan putrinya Yulia ditemukan terkapar di bangku umum di sebelah selatan Kota Salisbury, Inggris. Sergei Skripal merupakan mantan colonel intelijen Rusia yang telah mengkhianati puluhan agen untuk layanan mata-mata asing M16 Inggris. Skripal dan  putrinya diduga teracuni Novichok, racun syaraf paling berbahaya yang pernah berkembang di Rusia saat perang dingin. Tudingan kuat terhadap Rusia dilakukan bukan tanpa alasan, mengingat pada tahun 2004 lalu Skripal dipenjara akibat kasus pengkhianatan tanah air karena telah memberikan dokumen rahasia Rusia kepada Inggris. Selain itu, racun Novichok kemungkinan tidak ditemukan diluar Rusia, hal ini memperkuat alasan tudingan Inggris terhadap Rusia. Permasalahan ini menjadi semakin kompleks karena Dawn Strugess dan Charlie Rowley, keduanya berusia 40an, kemungkinan bukan sasaran serangan. Namun, keduanya secara tidak sengaja terpapar sisa racun Novichok usai peracunan Skripal dan Putrinya. Racun Novichok sangat berbahaya karena penyebarannya sangat cepat, jika seseorang menghirup atau menyentuhnya, efek akan menyebar dalam 30 detik hingga 2 menit. Novichok yang berarti “pendatang baru” ini melanggar Konvensi Senjata Kimia karena Rusia sebagai negara  pengembangnya tidak melapor kepada organisasi yang mengurus pembatasan kimia. Rusia juga dianggap melanggar nilai internasional karena serangan terhadap Skripal dan Yulia bukan hanya menyerang Inggris, namun juga seluruh warga dunia termasuk Rusia dimana keselamatan dan keamanan bergantung padanya. Kebijakan Pemerintah Inggris Terhadap Kasus Peracunan Theresa May, perdana menteri Inggris mengumumkan pembalasan terhadap perlakuan Rusia pada kasus peracunan Skripal. May mengatakan bahwa pemerintahannya akan menyusun legislasi yang melindungi Inggris dari tindakan bermusuhan sebuah negara serta mempertimbangkan serangkaian tindakan baru anti-spionase. Tindakan balasan yang dimaksudkan May yaitu pembekuan asset Rusia di Inggris yang dianggap melanggar HAM, membatalkan hubungan tingkat tinggi dengan parlemen Rusia termasuk juga membatalkan kunjungan menteri luar negeri Rusia, Sergey Lavrov yang telah direncanakan. Inggris memberikan waktu satu pekan untuk 23 diplomat Rusia meninggalkan Inggris. Hal ini merupakan pengusiran terbesar yang dilakukan Inggris sejak puncak perang dingin tahun 1971. Persona non-grata yang diberlakukan Inggris kepada diplomat Rusia rupanya membawa dampak besar terhadap negara-negara lain. Amerika Serikat akan memutuskan pengusiran atas 60 diplomat Rusia di Amerika serta akan menutup konsulat jenderal Rusia di Seattle. Tak hanya itu, Itali pun ikut mengusir 2 diplomat Rusianya sebagai wujud solidaritas atas Inggris di Eropa.   Pengusiran diplomat Rusia oleh beberapa negara di Eropa tentulah akan merusak hubungan bilateral antar kedua negara. Kerjasama yang sudah terjalin dan yang akan datang akan hancur dikarenakan munculnya rasa saling tidak percaya. Namun, hal ini tidaklah melanggar Konvensi Wina 1961 yang membahas mengenai Hubungan Diplomatik dan Konsluer. Bahwa setiap negara diberi kebebasan untuk mengembalikan atau menolak setiap diplomat yang akan dicalonkan atau yang sudah menjalankan tugasnya di negara penerima. Artinya, setiap negara  bebas untuk mengembalikan diplomat ke negara asal apabila ditemukan melakukan pelanggaran- pelanggaran. Terutama jika diplomat telah mencampuri urusan dalam negeri negara penerima. Dalam penyelidikan kasus peracunan, Rusia yang merasa tidak bersalah menginginkan untuk bergabung dengan tim penyidik Inggris. Hamish de-Bretton Gordon, pakar senjata kimia Inggris menyatakan bahwa apabila Rusia dengan serius ingin bergabung, maka Rusia harus menyediakan lebih banyak informasi tentang pembuatan Novichok. “Kami tidak tah u komposisinya, yang kami tahu setelah 4 bulan Novichok masih sangat berbahaya.” Ungkap Hamish De-Bretton Gordon. Kejuaraan piala sepak bola dunia yang akan dilaksanakan di Rusia pada musim panas saat itu, tak luput dari perhatian Inggris. Meskipun Inggris tidak menarik timnya dari klasemen, namun Inggris menyatakan bahwa tidak aka nada anggota parlemen dan kerajaan yang hadir dalam acara tersebut. Bersamaan dengan itu, Inggris juga merekomendasikan kepada rakatnya untuk berhati-hati selama menonton pertandingan sepak bola dunia di Rusia. Alasan Inggris mengeluarkan pernyataan tersebut adalah Rusia tidak memberikan reaksi terhadap permintaan Inggris untuk menjelaskan bahan dasar pembuatan Novichok untuk diteliti. Persona non-grata yang dilakukan Inggris kepada Rusia sesungguhnya tidak melanggar hukum internasional, khususnya mengenai hubungan diplomatic dan konsuler yang telah dicanangkan pada Konvensi Wuna 1961. Namun, pengusiran diplomat dari suatu negara akan merusak hubungan bilateral antar kedua negara dalam segala aspek. Hubungan yang tidak baik antara Inggris dan Rusia tidak hanya akan memberi dampak pada kedua negara, namun juga  pada dunia. Italia dan Amerika juga telah mengusir diplomat Rusia di negaranya karena wujud solidaritas. Inggris dan Rusia adalah negara besar, apabila keduanya berseteru, maka dampak yang akan dihadapi dunia pun akan semakin kompleks.
Advertisement
MostRelated
View more
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x