Please download to get full document.

View again

of 8

TAMAN BACAAN FUN LIBRARY BERBASIS SAINS, IPTEK, IMTAQ UNTUK PAUD ISLAM TERPADU MUSH'AB BIN UMAIR

TAMAN BACAAN FUN LIBRARY BERBASIS SAINS, IPTEK, IMTAQ UNTUK PAUD ISLAM TERPADU MUSH'AB BIN UMAIR
0 views8 pages
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Documenttranscript
    65 Jurnal Masyarakat Mandiri (JMM) http://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm   Vol. 3, No. 1, Juni 2019, Hal. 65-72 e-ISSN   2614-5758 | p-ISSN 2598-8158 TAMAN BACAAN  FUN LIBRARY BERBASIS SAINS, IPTEK, IMTAQ UNTUK PAUD ISLAM TERPADU MUSH’AB BIN UMAIR   Aldiansyah 1* , A.Retomi 2 , Wita Ulandari 3 , Yosi Apriani 4 124 Teknik Elektro, Universitas Muhammadiyah Palembang, Indonesia 3 Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muhammadiyah Palembang, Indonesia 1 aldiansyah774419@gmail.com,  2 a.retomi98@gmail.com,  3 witaulandari1708@gmail.com ,  4 yosi_apriani@um-palembang.ac.id  ABSTRAK Abstrak :   Upaya meningkatkan minat baca dan pemenuhan bahan bacaan sudah seharusnya menjadi agenda utama dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa. Pembuataan taman bacaan di PAUD Islam Terp adu Mush’ab Bin Umair bertujuan meningkatkan minat baca siswa PAUD mulai usia dini. Rintisan Taman Bacaan ini menjadi salah satu cara upaya dalam Menambah ilmu pengetahuan informasi untuk siswa. Target dari pembuatan taman bacaan ini khususnya siswa PAUD Islam Terpadu Mus h’ab Bin Umair dan masyarakat sekitar PAUD. Tahapan yang pertama yang dilakukan adalah rapat koordinasi dan survey lokasi pengabdian. Tahap kedua pelaksanaan program pengabdian pengadaan perlengkapan untuk pembuatan taman bacaan. Tahap ketiga pelaksanaan pembuatan taman bacaan. Tahap keempat evaluasi dan monitoring program taman bacaan. Berdasarkan hasil kegiatan ini terlihat meningkatnya daya baca serta antusias siswa PAUD dan masyarakat sekitar PAUD. Kata Kunci:     Taman bacaan, Sains, Iptek, Imtaq.   Abstract Efforts to increase reading interest and fulfillment of reading materials should be the main agenda in an effort to educate the nation's life. The development of a reading garden at the PAUD Islam Terpadu Mush'ab Bin Umair aims to increase the reading interest of PAUD students from an early age. This Reading Garden stub is one of the ways to increase information science for students. The target of making this reading garden is especially the students of the Integrated Islamic PAUD Mush'ab Bin Umair and the community around PAUD. The first stage that was carried out was a coordination meeting and a service location survey. The second stage of the implementation of the service program is to procure equipment for making reading  parks. The third stage is the making of a reading garden. The fourth stage is the evaluation and monitoring of the reading program. Based on the results of this activity, there was an increase in reading power and enthusiasm for PAUD students and the community around PAUD.   Keywords Reading Park, Science, Science and Technology, Faith and Faith.   A.   LATAR   BELAKANG Dalam era globalisasi ini, sudah banyak perpustakaan-perpustakaan di Indonesia yang telah berkembang dengan baik, khususnya perpustakaan-perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan- perpustakan yang dulunya termasuk dalam sekolah berstandar nasional dan sekolah- sekolah swasta yang bonafit  , maupun perpustakaan instansi yang memikirkan perlunya perpustakaan untuk lembaganya. Tetapi tidak sedikit perpustakaan sekolah yang sekedar ada untuk memenuhi syarat diakuinya sekolah tersebut. Kalau perpustakaan tidak menerapkan konsep  66   |   Jurnal Masyarakat Mandiri (JMM)   Vol. 3, No. 1, Juni 2019, hal. 65-72   manajemen yang baik, maka perpustakaan dapat digantikan perannya sebagai sumber informasi oleh tempat-tempat lain, seperti warung-warung internet Sri, A. S (2017). Salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan membuka wawasan mengenai dunia, khususnya untuk generasi muda, adalah dengan membaca. Membaca adalah kegiatan seseorang dengan menggunakan pengamatan melalui mata untuk menerjemahkan dan menginterpretasikan tanda atau lambang di atas kertas atau bahan lainnya. Jadi membaca merupakan proses ingatan, penilaian, pemikiran, pengkhayalan, pengorganisasian pemikiran dan pemecahan masalah. Membaca merupakan alat untuk belajar dan untuk memperoleh kesenangan, informasi yang terkandung dalam suatu bacaan sehingga mendapat pengetahuan dan pengalaman untuk memenuhi kebutuhan manusia atau seseorang Eko Didik Widianto, Wahyu Krisna Hidayat, Aris Sugiharto (2018). Minat baca menjadi kunci penting bagi kemajuan suatu bangsa, karena penguasaan Iptek hanya dapat diraih dengan minat baca yang tinggi, bukan kegiatan menyimak atau mendengarkan Suharmono Kasiyun (2015). Dengan adanya TBM sebagai sumber belajar masyarakat memliki kedudukan strategis dalam menggali potensi masyarakat. Masyarakat dapat melakukan proses pendidikan nonformal sepanjang hayat melalui fasilitas yang disediakan dan kegiatan yang dibuat oleh TBM. Keberadaan tempat pembelajaran di lingkungan masyarakat diharapkan mampu mendorong dan mempercepat terwujudnya masyarakat belajar ( learning society).  Yakni masyarakat yang gemar membaca, melek informasi, dan mampu bersaing di era kompetitif sehingga masyarakat terbebas dari kemiskinan, keterbelakangan, dan kebodohan. Kemudiandi TBM masyarakat bisa memperoleh pengetahuan dengan membaca koleksi-koleksi yang ada, kemudian mereka juga bisa mempraktekkan ilmu yang mereka peroleh dari bacaan tersebut di TBM disamping tempat untuk membaca juga tempat untuk pengembangan kreatifitas Rini Rahayu, Novi Widiastuti (2018). Menurut Kamus Perpustakaan dan Informasi yang disusun oleh Sutarno (2008) taman bacaan adalah suatu tempat yang dilengkapi, ditata dan difungsikan untuk tempat membaca masyarakat disekitarnya. Fungsi taman bacaan masyarakat adalah (1) sebagai sumber belajar yang menyediakan  bahan bacaan utama berupa buku yang mendukung masyarakat pembelajar sepanjang hayat, (2) sebagai sumber informasi dengan menyediakan bahan bacaan berupa koran, tabloid, referensi, booklet-leaflet, dan akses internet yang digunakan masyarakat untuk mencari berbagai informasi, serta (3) sebagai tempat rekreasi-edukasi dengan buku-buku nonfiksi yang memberikan hiburan, mendidik dan menyenangkan. Kamah (2001) yang menyatakan bahwa taman bacaan merupakan alternatif yang paling  ampuh untuk meningkatkan kualitas SDM. Untuk mewujudkan fungsi taman bacaan, dirasakan penting sekali untung mendirikan dan membuat strategi pengelolaan taman bacaan masyarakat yang diperuntukan bagi anak-anak khususnya pada tingkat Pendidikan  Anak Usia Dini (PAUD). Oleh karena itu, dalam Program Kreatifitas Mahasiswa ini kami men gangkat tema yang berjudul “Fan Library Berbasis  67  Aldiansyah, Taman Bacaan Fun Library... Sains, Iptek, dan Imtaq untuk anak PAUD Islam Terpadu Mus’ab Bin Umair Palembang ”.   B.   TAMAN   BACAAN   MASYARAKAT   TBM) 1.   Pengertian TBM Salah satu program pembangunan pendidikan adalah program pengembangan budaya baca dan perpustakaan. Program ini bertujuan untuk mendorong terwujudnya masyarakat pembelajar sepanjang hayat melalui peningkatan budaya baca serta penyediaan, bahan bacaan yang berguna bagi aksarawan baru, maupun anggota masyarakat pada umumnya yang membutuhkan untuk memperluas pengetahuan dan keterampilan demi peningkatan wawasan serta produktivitas masyarakat. TBM sebagai medium pengembangan budaya baca merupakan tempat mengakses berbagai bahan bacaan seperti buku pelajaran, buku keterampilan praktis, buku pengetahuan, buku keagamaan, buku hiburan, karya-karya sastra serta bahan bacaan lainnya yang sesuai dengan kondisi obyektif dan kebutuhan masyarakat sekitar dan minat baca yang baik aksarawan baru, peserta didik jalur Pendidikan Formal dan Non-Formal (warga belajar), dan masyarakat umum tanpa batas usia. Taman bacaan masyarakat adalah untuk melayani kepentingan penduduk yang tinggal disekitarnya. Mereka terdiri atas semua lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, budaya, agama, adat istiadat, tingkat pendidikan, umur dan lain sebagainya. Pada prinsipnya pengertian Taman Bacaan Masyarakat hampir sama dengan pengertian perpustakaan pada umumnya. Karena kegiatan utama TBM juga adalah mengumpulkan, mengolah, dan menyebarluaskan berbagai macam informasi yang berguna bagi masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar TBM tersebut. 2.   Fungsi dan Manfaat TBM Dalam Buku Pedoman Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat (2006), fungsi taman bacaan masyarakat adalah Sumber informasi yang bersumber dari buku dan bahan bacaan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan warga belajar dan masyarakat setempat. Sedangkan fungsi Taman Bacaan Masyarakat menurut Kalida (2010) yaitu Tempat yang memiliki sifat rekreatif melalui bahan bacaan dan tempat pengembangan life skill  . 3.   Peran TBM Menurut Hamid (2010), agar fungsi dan manfaat TMB terwujud maka perlu ditentukan peran utama dalam menjalankan posisinya, yakni: menentukan fokus penyediaan media (buku, audio, audio visual gerak, booklet  , dll) pembelajaran yang menjadi target sasaran dari pendirian sebuah TBM. C.   METODE   PELAKSANAAN 1.   Tempat Dan Waktu Program ini dilaksanakan di Sekolah Islam Terpadu Mush ’ab Bin Umain yang berlokasi di Kecamatan Seberang Ulu 1, Kota Palembang. Program telah   berjalan selama 3 bulan.  68   |   Jurnal Masyarakat Mandiri (JMM)   Vol. 3, No. 1, Juni 2019, hal. 65-72   2.   Gambaran Umum Pelaksanaan Pelaksanaan dari perpustakaan seluruhnya berada di lokasi SIT Mush ’ab Bin Umai r. Target dari pembuatan taman bacaan ini khususnya siswa PAUD Islam Terpadu Mus h’ab Bin Uma ir dan masyarakat sekitar PAUD. Berdasarkan data (online) yang dimiliki Kemendikbud(www.dapo.disdasmen.kemendikbud.go.id/sekolah), bahwa sekolah ini menempati luas tanah 940 m dan memiliki SK Izin operasional pada tahun 2015. Fun Library   sepenuhnya akan didirikan dan memberikan pelayanan operasional berupa taman bacaan masyarakat di lokasi ini. 3.   Proses Pelaksanaan  Adapun proses dari ini di buat berdasarkan pada Gambar 1 dibawah ini Gambar 1.  Alur Pelaksanaan Pengabdian D.   HASIL   DAN   PEMBAHASAN 1.   Hasil Pelaksanaan Hasil pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan judul kegiatan ini adalah “ Fun Library   berbasis Sains, IPTEK, IMTAQ untuk Paud IT Mush’ab Bin Umair” sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca anak paud. Wadah tersebut   1. Pendirian Fun Library  . 2. Pelayanan operasional perpustakaan. 3. Evaluasi program yang berjalan. 1.   Pembentukan tim/SDM program. 2.   Mempelajari teori dasar taman bacaan masyarakat. 3.   Membuat kemitraan dan sosialisasi program kepada masyarakat. 4.   Pengurusan perijinan. Membuat laporan akhir program Capaian : didapatnya data untuk memulai program output : Data teknis Capaian : 1. Di dapat mitra program 2. Terbentuk tim dan petunjuk pelaksanaan teknis Output :  Kerjasama Tim PKM dan mitra Capaian: Naskah  output: Draft laporan, Jurnal pengabdian    Alur Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan Capaian & Output Mulai Survei lapangan & Sosialisasi Program Pelaksanaan program Capaian Penyusunan laporan Selesai  69  Aldiansyah, Taman Bacaan Fun Library... dijadikan sebagai tempat mendapatkan suatu informasi yang dibutuhkan masyarakat khususnya masyarakat disekitar PAUD IT Mush’ab B in Umair. Program PKM-M yang dilaksanakan untuk meningkatkan daya baca siswa. Membaca merupakan salah satu bentuk dari kebutuhan manusia untuk mendapatkan informasi. Dengan membaca, kita bisa tahu peristiwa masa lalu dan masa sekarang yang terjadi di lingkungan sekitar. Begitu juga dengan kegiatan literasi informasi yang satu ini di taman bacaan. Bentuk kegiatan yang dapat dilakukan bisa dengan membaca bersama mengenai satu buku yang sama. Meminta anak paud untuk menuliskan komentar tentang buku yang dibacanya, lalu ditempel didinding. Kegiatan seperti ini, secara tidak langsung dapat merangsang pengunjung atas rasa keingintahuan mereka terhadap apa yang dibacanya dan juga dapat memberanikan pengunjung untuk mulai mengajukan pendapatnya. 2.   Pembahasan   Rintisan Taman Baca dalam   Menambah ilmu pengetahuan informasi untuk siswa di Paud IT Mush’ab BIN Umair sebagai mitra. Kegiatan dilaksanakan dengan tahapan melalui perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan evaluasi, serta refleksi. Beberapa kegiatan yang terangkai dalam proses penyelenggaraan program pengabdian. Secara Umum kegiatan merupakan bentuk   bersinerginya peserta program dan tim pengabdian sebagai fasilitator/Pendamping Program. Tahap awal yang dilaksanakan pada program pengabdian ini adalah koordinasi tim pengabdian. Koordinasi ini dimaksudkan untuk mempersiapkan rencana program dan berbagai kelengkapan program, baik secara administratif maupun teknis. Koordinasi juga dilaksanakan dengan mitra program dalam hal ini Paud IT Mush’ab Bin Umair Palembang Dari koordinasi ini awal ini diharapkan operasional seluruh kegiatan program pengabdian dapat terlaksana sebagaimana harapan. Tahap kedua pelaksanaan program pengabdian adalah pengadaan perlengkapan untuk pembuatan perpustakaan seperti buku, rak buku dekorasi ruangan, banner dan lain sebagainya. Hasil pelaksanaan tahap awal dan kedua dapat dilihat pada Gambar 2 dan Gambar 3 berikut ini. Gambar 2.  Rapat Koordinasi Pembuatan Perpustakaan
Advertisement
MostRelated
View more
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x